Friday, May 12, 2017

Jembatan Penghubung Pulau Batam dan Bintan Digarap 2018

BATAM - Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Pengusahaan Kawasan Batam akan mulai merealisasikan pembangunan Jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Bintan, Kepulauan Riau pada 2018.

Deputi IV BP Kawasan Batam Purba Robert M Sianipar menyatakan, jembatan sepanjang 7 kilometer (km) itu akan dibangun dalam tiga sesi, melalui beberapa pulau yang berada di antara dua pulau itu.

"Mulai 2018 akan dimulai pembangunan. Tahap awal dibangun dari Batam sampai ke Pulau Tanjungsauh dengan panjang 2,124 km," kata Deputi IV BP Kawasan Batam Purba Robert M Sianipar di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (12/5/2017).

Dia memperkirakan, pembangunan Jembatan Batam-Bintan sesi pertama menghubungkan Kabil, Batam dengan Pulau Tanjungsauh Batam akan menelan anggaran Rp1,5 sampai Rp1,8 triliun. "Jembatan ini menjadi prioritas oleh Presiden Joko Widodo. Ini proyek penting. Pulau Tanjungsauh nantinya akan menjadi pelabuhan alih kapal setelah statusnya berubah menjadi kawasan bebas," kata dia.

Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, kata dia, Kementerian PUPR juga akan membantu mencarikan investor.

"Kami akan bekerja sama dengan investor. Meskipun sampai saat ini investor masih agak keberatan terlibat, karena terkait dengan masa waktu pengembalian dana investasi. Namun tetap kami upayakan agar 2018 bisa mulai dibangun," kata Robert. Sampai saat ini, kata dia, kajian kontur tanah di daerah pembangunan tiang jembatan sudah selesai sehingga pembangunan bisa segera direalisasikan.

Setelah sesi pertama selesai, pembangunan akan dilanjutkan sesi kedua, dari Tanjungsauh ke Pulau Buau dengan panjang 4,056 km dan jembatan ketiga hingga ke Tanjunguban sepanjang 855,3 meter. "Kami tetap usahakan agar Pelabuhan Tanjungsauh bisa segera dibangun. Pertama jembatan dulu sehingga aksesnya mudah," kata Robert.

Sejak beberapa tahun terakhir, BP Batam berupaya mencari investor untuk pembangunan Pelabuhan Tanjungsauh dengan kapasitas 4 juta TEUs. Tanjungsauh diharapkan akan menjadi salah satu pelabuhan untuk menandingi milik Singapura dan Johor Malaysia. BP Batam juga merencanakan pembangunan jalan tol menghubungkan pelabuhan tersebut dengan sejumlah kawasan industri di Pulau Batam.

My center site
Previous Post
Next Post

0 komentar: