Friday, May 12, 2017

Pemerintah Perketat Rekrutmen PNS, Karena Belanja Pegawai Habiskan 50% APBD

JAKARTA - Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran dan pembelanjaan daerah (APBD) belakangan ini cukup banyak dihabiskan untuk belanja pegawai. Bahkan ada sekira 131 daerah baik kabupaten atau kota yang sekira 50% APBD-nya dihabiskan hanya untuk belanja pegawai.

Merespons hal tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) akan diperketat. Menurutnya, proses rekrutmen harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya.

"Presiden minta agar proses rekrutmen PNS dilakukan selektif sesuai kebutuhan dan fungsinya," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Menurut Sri Mulyani, saat ini pihaknya juga tengah mendiskusikan hal tersebut dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur. Karena berkaitan dengan negara, hal tersebut harus diantisipasi dengan menjaga keseimbangan APBN di tengah kondisi perekonomian yang cenderung tak menentu.

"Karena fleksibilitas APBN, APBD harus dijaga, karena kondisi ekonomi tidak selalu berjalan smooth, kami harus antisipasi situasi," jelasnya. 


My center site
Previous Post
Next Post

0 komentar: