Thursday, May 25, 2017

Pengobatan Penyakit Alergi

Pengobatan Alergi 
Selain menghindari alergennya, penanganan medis alergi dengan obat juga bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala alergi yang muncul. Jenis obat-obatan untuk  alergi adalah:

Antihistamin
Obat ini bekerja dengan menghambat efek senyawa histamin dalam alergi.  Antihistamin dapat digunakan dalam bentuk tablet, krim, cair, tetes mata, atau semprot hidung, tergantung dari area yang terkena alergi. Beberapa jenis antihistamin akan menimbulkan rasa kantuk setelah dikonsumsi. Maka dari itu hindari mengonsumsi antihistamin yang menyebabkan kantuk sesaat sebelum mengemudikan kendaraan atau mesin.

Obat semprot kortikosteroid
Obat ini efektif untuk menangani peradangan pada kasus alergi. Obat steroid ini bisa didapat dalam bentuk semprot hidung, tetes mata, krim, inhaler, dan tablet.  Efek samping yang ditimbulkan lebih sedikit dibandingkan kortikosteroid dalam bentuk tablet, karena hanya bekerja di satu area tertentu dan sedikit yang terserap tubuh.

Dekongestan
Selain tablet dan kapsul, obat ini juga tersedia dalam bentuk obat tetes atau semprot hidung. Dekongestan berguna untuk membantu melegakan hidung tersumbat. Obat ini hanya dianjurkan untuk pemakaian jangka pendek (kurang dari satu minggu).

Penghambat leukotriena
Leukotriena adalah senyawa yang dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan saat terjadi reaksi alergi. Obat ini berfungsi untuk menghambat efek leukotrien. Obat ini dapat digunakan dalam bentuk tablet.
Jika menderita alergi yang parah atau yang tidak bisa disembuhkan dengan pengobatan lain, dokter dapat menganjurkan imunoterapi alergen (desentilisastion). Dalam terapi ini, dosis alergen dalam jumlah kecil diberikan pada pasien melalui suntikan, tetesan (drop) atau tablet yang ditaruh di  bawah lidah. Pemberian alergen ini dilakukan selama beberapa tahun. Tujuannya adalah membiasakan tubuh dengan alergen tersebut sehingga tidak bereaksi berlebihan. Meski tidak menyembuhkan secara total, ini akan membuat gejala alergi semakin ringan.
Penanganan Untuk Anafilaksis
Jika alergi Anda memiliki kemungkinan untuk menyebabkan serangan anafilaksis, Anda dianjurkan untuk selalu membawa suntikan epinefrin yang diresepkan dokter dan gunakan suntikan tersebut dalam keadaan darurat. Anda juga bisa mengenakan gelang atau kalung penanda alergi jika memungkinkan supaya jika anafilaksis terjadi, orang-orang disekitar akan tahu penyebabnya dan bertindak secepat mungkin.

Previous Post
Next Post

0 komentar: