Wednesday, July 12, 2017

Cara Menentukan Negatif dan Positif Pada Kabel USB

Salam blogger, by Hendi Cahyadi

Berawal dari masalah camera saya yang udah 5 tahun namun input power listriknya menggunakan baterai mini. Pinginnya diganti ke camera menggunakan power dengan baterai hp, tapi pasti menggeluarkan uang besar untuk tukar tambahnya. Akhirnya untuk sementara pemakaian camera ini dengan menggunakan power dari handphone. Jadi, baterai yang dipasang di handphone, pengait kuningannya dihubungkan dengan kabel biasa ke camera.

Lama kelamaan cara menggunakan power langsung dari handphone gerah juga, ribet juga, hawatir handphone rusah. Akhirnya kabel power camera dihubungkan ke kabel usb. Pasti hal ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana kita bisa menentukan jalur negatif dan positif pada usb.

 USB atau kita panjangkan menjadi Universal Serial Bus, merupakan external port device yang sudah pasti ada di setiap komputer dan laptop. Fungsinya adalah sebagai media koneksi data antara komputer dan perangkat dan aksesoris yang menggunakan colokan USB seperti printer, modem, ponsel, cooling fan, flashdisk, dan lain-lain. Misalkan dengan flashdisk, kita bisa memindahkan data dari komputer ke komputer lain melalui colokan kecil ini.

Kini USB sudah versi 3.0, tentu lebih cepat daripada versi 1.1 dan 2.0. Kali ini kita belum akan membahas versi-versi USB tersebut, akan tetapi kita akan belajar tentang cara kerja dan skemanya. Untuk selanjutnya, kita bedakan dulu anatara USB jenis Cowok (Male) dan Cewek (Female). USB Cowok adalah yang interface USB yang menempel di device eksternal misal flashdisk. Sedangkan USB Cewek adalah colokan USB pada komputer dan laptop.


Dari gambar di atas, colokan USB mempunya empat pin. Dua pin untuk power dan dua pin sisanya untuk jalur data. Pin 1 sebagai penyuplai power dengan tegangan +5 Volt DC, sedangkan untuk Ground-nya ada di Pin 4. Sehingga kombinasi dari kedua pin ini bisa kita manfaat untuk tenaga / power, misalkan untuk memutar kipas pada cooling fan, untuk charger ponsel, dan lain-lain. Sedangkan untuk Pin 2 dan 3 adalah untuk mengirim dan menerima data. Misalnya ketika kita meng-copy file dari laptop ke flashdisk, maka datanya akan lewat di Pin 2 dan 3.

Nah, berikut ini adalah gambar radio yang powernya disuplai dari port USB. Radio tersebut sebenarnya menggunakan power supply dari trafo. Hanya saja untuk fleksibilitas, saya menyuplai tegangan sumbernya dari colokan USB.

Previous Post
Next Post

0 komentar: