Sunday, August 27, 2017

8 Rahasia Dibalik Motor-motor MotoGP

Salam blogger, by Hendi Cahyadi
Bicara soal MotoGP tak hanya soal pebalap dan motor di belakangnya. Namun juga ada beberapa unik yang mengejutkan yang belum banyak orang tahu.

Dengan 7 seri tersisa dengan Marc Marquez memimpin perolehan poin menuju juara, mari kita simak 8 fakta mengejutkan di MotoGP.


Salam blogger, by Hendi Cahyadi
1. Kecepatan motor MotoGP hampir sama dengan mobil F1
Walaupun motor berukuran lebih kecil dari mobil F1, mesin 4 tak berkapasitas 1.000 cc yang membekali motor MotoGP bisa dipacu hingga 354 km/jam. Kecepatan maksimum tersebut sebenarnya tidak beda jauh dengan rekor tercepat yang dipecahkan mobil F1 yaitu 371 km/jam. Di trek, mobil F1 bisa berlari hingga 190 km/jam hanya lebih 16 km/jam lebih cepat dari MotoGP.

2. Bisa berakselerasi cepat
Motor-motor ini memiliki rasio beban terhadap tenaga yang luar biasa. Itu berarti kuda besi tersebut bisa berakselerasi dengan cepat. Motor bisa berlari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik lebih cepat dari mobil F1. Di tikungan pun motor masih bisa dikendalikan dengan stabil pada kecepatan 160 km/jam.

3. Pebalap bisa mengeluarkan keringat 2 liter keringat dan berat badan berkurang 4kg saat mengendarai motor
Tak main-main, saat mengendarai motor MotoGP seberat 160 kg kondisi tubuh memang harus fit. Pebalap bukan hanya dihadapkan dengan bobot motor saja tapi juga cuaca panas. Mengendarai motor di negara dengan suhu udara cukup tinggi pastinya mengeluarkan banyak keringat dan bisa menurunkan berat badan.

4. Setiap motor dikerjakan dengan tangan manusia
Membuat motor MotoGP pastinya sangat sulit namun ternyata itu bukan dikerjakan oleh mesin melainkan tangan manusia. Masing-masing pembalap memiliki spesifikasi kendaraan berbeda-beda yang disesuaikan dengan karakter mereka.

4. Harga motor mencapai Rp 26 miliaran
Deretan motor MotoGP sangat sulit untuk dibuat tiruannya itu karena dibuat berbeda-beda berdasarkan keinginan pembalap. Harganya juga sudah pasti tidak mudah, diperkirakan mencapai US$ 2 juta atau sekitar Rp 26,6 miliar.

5. Baju pembalap terbuat dari kulit kangguru
Para desainer pakaian pembalap ini lebih memilih untuk menggunakan kulit kangguru sebagai bajan utamanya. Kulit kanguru dinilai lebih kuat dan fleksibel jika dibandingkan kulit sapi.

 6. Pergantian gigi hanya butuh waktu 0,0009 detik
Mengganti gigi atau transmisi motor MotoGP bisa dibilang salah satu yang terpenting dan sulit. membutuhkan keahlian khusus. Namun, semakin canggihnya teknologi membuat pergantian gigi bisa dilakukan di bawah satu detik.

7. Valentino Rossi telah menjadi juara dunia MotoGP sebanyak 7 kali, namun tidak sejak 2009
Rossi tidak diragukan lagi sebagai figur paling ikonik di MotoGP. Tetapi sejak tahun 2009 hingga saat ini Rossi belum menjadi juara lagi.


8. Pabrikan Jepang mendominasi kejuaraan MotoGP
Honda, Suzuki, dan Yamaha sudah diketahui mendominasi ajang balap MotoGP sejak tahun 1974. Hanya pada tahun 2007 saja Ducati yang mengambil alih lewat Casey Stoner. Dominasi Jepang itu juga masih bisa dilihat hingga saat ini. Terbukti dari klasemen sementara 4 dari 5 pebalap yang mengisi 5 besar membela pabrikan Jepang. Pebalap Ducati Andrea Dovizioso menyelip di urutan kedua.
Previous Post
Next Post

0 komentar: