Saturday, December 16, 2017

Penjelasan Tentang Hari Waisak Terbaru Lengkap

Hari Waisak adalah hari libur nasional di Indonesia yang merayakan hidup, kematian, dan pencerahan Buddha. Kurang dari satu persen orang Indonesia beragama Buddha, namun Hari Waisak diakui secara luas. Di Indonesia, Hari Waisak juga banyak diamati oleh umat non-Budha.

Di Indonesia, tempat yang paling populer untuk merayakan Hari Waisak adalah Borobudur. Borobudur adalah candi Budha besar yang menyelenggarakan sebuah festival Hari Waisak. Setiap tahun, banyak umat Buddha dari seluruh Indonesia melakukan ziarah ke Borobudur.

Orang-orang dapat mengunjungi Borobudur untuk menjumpai semua biksu yang berkumpul untuk upacara meditasi yang besar. Selama upacara ini, para biksu berkumpul dalam lingkaran besar dan membaca mantra. Hal ini dianggap sopan untuk meninggalkan sedikit sumbangan makanan atau uang untuk para biksu selama Hari Waisak. Borobudur juga terbuka untuk pengunjung non-Buddhis.

Hari Waisak 2018 dan 2019

Perayaan. Buddha Indonesia menghormati Buddha dan pencerahannya melalui berbagai perayaan. Hari libur ini dikaitkan dengan bunga, warna cerah, dan banyak pemandangan indah:

Upacara Candi: Tepat sebelum fajar pada Hari Waisak, umat Buddha Indonesia akan berkumpul di kuil untuk upacara yang menghormati Buddha dan ajaran-ajarannya. Begitu upacara ditutup, bendera Budha dikibarkan. Umat ​​Budha Indonesia juga akan menyanyikan lagu-lagu pujian Budha. Ini juga merupakan sebuah praktik umum bagi orang untuk mempersembahkan persembahan bunga ke patung candi Buddha. Bunga adalah simbol kehidupan. Sama seperti kehidupan, bunga itu indah, tapi akhirnya mereka akan layu dan mati. Persembahan bunga berfungsi sebagai pengingat bagi orang bahwa hidup itu berharga.
Download kalender nasional 2018 full screen PDF, 
klik di bawah :
Pembebasan Hewan: Banyak biarawan akan membebaskan binatang-binatang kecil ke alam liar dari kandang mereka pada Hari Waisak. Ini mewakili keinginan umat Budha bagi orang-orang yang ditangkap agar dibebaskan dari hukuman penjara dan penderitaan mereka.

Lentera: Pada malam Hari Waisak, ribuan lentera yang berisi lilin akan dilepaskan ke langit.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

close